ringkasmedia.net, kutim – Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus memperkuat upaya penurunan angka stunting melalui program terstruktur yang dijalankan di seluruh desa.
Setiap desa kini memiliki agenda penanganan stunting berbasis data sasaran, mulai dari pemantauan gizi balita, pendampingan ibu hamil, hingga edukasi kesehatan keluarga.
Camat Kaliorang, H. Rusnomo, menyampaikan bahwa program penurunan stunting tidak hanya dijalankan oleh pemerintah desa dan kecamatan, namun juga didukung oleh sektor swasta.
Tiga perusahaan yang beroperasi di wilayah Kaliorang PT Indexim, KPP, dan PT Unggul Dinamika Utama, ikut terlibat aktif dalam mendukung keberlanjutan program.
Dukungan perusahaan meliputi pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi masyarakat, terutama balita, ibu hamil, dan keluarga berisiko stunting.
Selain itu, perusahaan juga melakukan pembagian sembako untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga, sebagai bagian dari kontribusi sosial berkelanjutan.
“Kami bersyukur program stunting bisa berjalan secara kolaboratif, pemerintah bekerja, perusahaan ikut mendukung, dan masyarakat semakin sadar pentingnya kesehatan, ini yang membuat progres di Kaliorang semakin baik,” tutur Rusnomo, Sabtu (15/11/25).
Rusnomo menambahkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi sehat dan pemantauan tumbuh kembang anak kini semakin meningkat.
Pemerintah kecamatan mendorong agar program stunting tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh kebutuhan nyata keluarga penerima manfaat.
“Penanganan stunting bukan hanya tentang pemberian bantuan, tetapi bagaimana keluarga terbiasa menerapkan pola hidup sehat, memberikan asupan gizi seimbang, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak,” ungkapnya.
Selain dukungan perusahaan, pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan desa dan kader posyandu, untuk memastikan proses pendataan, intervensi, dan monitoring berjalan tepat sasaran.
Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, Kecamatan Kaliorang menargetkan penurunan angka stunting secara bertahap dan berkelanjutan.
Pemerintah berharap kesadaran gizi dapat terus meningkat sehingga generasi Kaliorang ke depan tumbuh lebih sehat, produktif, dan berkualitas.(ADV)









