ringkasmedia.net, kutim – Pemerintah Desa Swarga Bara menegaskan komitmennya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) baru yang saat ini memasuki tahap akhir pengerjaan.
Fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu program prioritas desa untuk memastikan pelayanan medis lebih cepat, nyaman, dan mudah dijangkau seluruh warga.
Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, menyampaikan bahwa pembangunan Puskesdes baru hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses layanan kesehatan yang memadai.
Selama ini sebagian warga masih harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang lengkap.
“Harapan kami sederhana yaitu tidak boleh ada warga yang kesulitan berobat hanya karena jarak dan Puskesdes ini dibangun agar pelayanan kesehatan betul-betul hadir dekat dengan masyarakat,” tegas Wahyuddin, Kamis (13/11/25).
Bangunan Puskesdes dirancang dengan ruang pemeriksaan yang lebih luas dan tertata, dilengkapi sistem pencatatan digital untuk mempermudah proses pelayanan.
Dengan sistem digital, tenaga kesehatan dapat bekerja lebih efektif dalam pencatatan pasien, penegakan diagnosis, hingga pemantauan perkembangan kesehatan masyarakat.
“Kami ingin pelayanan nanti berlangsung cepat, tertib, dan profesional dan reknologi akan sangat membantu pelayanan medis di desa,” tambahnya.
Selain pelayanan kesehatan dasar, Puskesdes Swarga Bara juga disiapkan sebagai pusat edukasi masyarakat.
Program-program seperti imunisasi, penyuluhan gizi, edukasi kesehatan ibu dan anak, serta pemeriksaan rutin balita akan menjadi agenda tetap demi meningkatkan kesadaran hidup sehat di tingkat keluarga.
Tenaga kesehatan telah disiapkan untuk menempati fasilitas baru ini, termasuk bidan desa, perawat, dan petugas kesehatan keliling untuk menjangkau masyarakat rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Wahyuddin menegaskan bahwa pembangunan Puskesdes bukan sekadar penyelesaian infrastruktur, tetapi sebagai langkah nyata pemerintah desa menghadirkan pelayanan publik berkualitas.
“Yang kami kejar bukan hanya bangunan selesai, tetapi bagaimana warga merasa aman karena kesehatan mereka diperhatikan,” ujarnya.
Progres pembangunan Puskesdes sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung tahun depan.
Setelah fisik bangunan selesai, tahap pengadaan perlengkapan medis dan penyiapan sistem pelayanan akan langsung berjalan sebelum fasilitas resmi dibuka untuk masyarakat.
Dengan hadirnya Puskesdes baru, Pemerintah Desa Swarga Bara optimistis kualitas kesehatan masyarakat akan meningkat, deteksi penyakit bisa dilakukan lebih cepat, dan angka rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut dapat ditekan.(ADV)









