Minggu, 29 Okt 23 23:06 WITA

Pemkab Kukar Gencarkan Transaksi Non Tunai

by Ringkas

Sekda Kukar, Sunggono. (Foto: Ps/redaksi)

Kukar,Ringkasmedia.net-  Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) 
mendorong masyarakat untuk bertransaksi non tunai dengan menggunakan QRIS karena sistem ini dibuat demi mempermudah pembayaran, termasuk untuk keamanan transaksi keuangan.
Hal ini  turut membantu Bank Indonesia (BI) dalam melakukan sosialisasi tentang keuntungan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) atau sistem pembayaran secara digital.
Dukungan ini diterangkan Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono, di Samarinda, Minggu (29/10/2023) lalu.
Bahkan, dalam pembayaran pajak daerah melalui aplikasi Si Pajol Betijak “Sistem Pajak Online, Bangun Tidur Etam Bisa Bayar Pajak”, yakni inovasi digitalisasi pajak daerah untuk memudahkan para wajib pajak membayar tagihan pajaknya juga melalui QRIS, sehingga wajar pihaknya turut mendorong masyarakat menggunakan QRIS.
Melihat ke belakang, Si Pajol Betijak dan QRIS ini, Pemkab Kukar kemudian berhasil menerima penghargaan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada 3 Oktober lalu, yakni penghargaan bidang Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) atas keberhasilan perluasan sistem pembayaran melalui digital.
Sekda Sunggono menambahkan, pihaknya juga terus mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan QRIS, agar masyarakat yang telah memiliki QRIS juga bisa membayar dengan uang digital.
“Di Kukar terdata ada sekitar 60 ribu UMKM. Dari jumlah ini memang masih ada yang belum menggunakan QRIS karena tidak semua UMKM berada di daerah perkotaan. Meski demikian, kami sarankan UMKM yang di pedesaan sebaliknya mengunduh QRIS, untuk persiapan ketika ada pembeli yang ingin membayar pakai QRIS,” tandasnya. (Ps/Kas/Adv,)
Berita Terkait
Juli 31, 2026

DPRD Samarinda Minta Pembangunan Drainase Terstruktur dan Terintegrasi

Juli 31, 2026

DPRD Samarinda : Atasi Macet Folder Air Hitam lewat Optimalisasi Aset Terbengkalai

Juli 30, 2026

DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Sekolah di Wilayah Pinggiran

Juli 30, 2026

Raperda Pariwisata Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi Samarinda