ringkasmedia.net, kutim – Lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) beberapa pekan terakhir mendorong Puskesmas Teluk Lingga mengubah pola penanganan dari layanan berbasis pengobatan menjadi layanan berbasis pencegahan.
Perubahan ini dilakukan karena peningkatan pasien ISPA terjadi cukup cepat, terutama pada kelompok balita dan orang dewasa aktif yang banyak beraktivitas di luar rumah.
Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, menyampaikan bahwa pola cuaca yang tidak stabil ditambah kualitas udara yang menurun menjadi kombinasi pemicu utama tingginya kasus.
Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan masyarakat yang kurang memperhatikan perlindungan diri saat berada di lingkungan berdebu.
“Kalau sebelumnya pasien datang ketika sudah sakit, sekarang kami ingin masyarakat paham cara mencegah sebelum gejala muncul dengan cuaca dan udara seperti ini, pencegahan harus dilakukan dari rumah,” ujar Sri Endrayati, Rabu (19/11/25).
Sebagai bagian dari strategi baru, Puskesmas Teluk Lingga memperluas penyuluhan kesehatan melalui posyandu, sekolah, kelompok ibu rumah tangga, hingga komunitas pekerja.
Edukasi difokuskan pada cara menjaga daya tahan tubuh, pentingnya ventilasi rumah, pengelolaan kebersihan lingkungan, dan penggunaan masker saat berada di area berdebu.
Ia mengungkapkan bahwa paparan asap rokok pasif menjadi salah satu penyebab utama gangguan pernapasan pada anak dan lansia dan berharap masyarakat tidak hanya sadar risiko penyakit untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga di rumah.
“Kami mengajak warga menjaga rumah sebagai zona aman napas bagi balita, ibu hamil, dan lansia, kalau merokok, jangan di dalam rumah, jangan dekat anak serta proteksi keluarga dimulai dari perubahan kebiasaan kecil,” tegasnya.
Selain program preventif, layanan pengobatan untuk pasien ISPA tetap diperkuat dan mengoptimalkan ketersediaan obat serta membuka ruang konsultasi kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Tidak hanya ISPA, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes juga menjadi bagian dari pemantauan intensif karena peningkatan angkanya cukup stabil setiap bulan.
Puskesmas Teluk Lingga berharap perubahan strategi penanganan kesehatan masyarakat dapat menurunkan angka kunjungan penyakit pernapasan dalam beberapa bulan ke depan dan membentuk pola hidup sehat sebagai kebiasaan baru masyarakat.(ADV)

Tinggalkan Balasan