Samarinda,Ringkasmedia.net- Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Mimi Meriami BR Pane menyoroti permasalahan pendidikan khususnya pada kurangnya tenaga pendidik atau guru di Kaltim. Utamanya pada Kota Samarinda, dan Kota Balikpapan.
Ia menyebut jika jumlah siswa di dua kota tersebut sangatlah banyak. Namun, tidak seimbang dengan guru yang ada. Mimi menilai, kondisi ini sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar di sekolah.
“Belum lagi masalah kesejahteraan guru yang juga harus diperhatikan,” ungkap Mimi beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, kebijakan guru saat ini menjadi wewenang pemerintah pusat, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tetap harus memprioritaskan masalah ini agar dapat memberikan solusi yang tepat dan terukur.
“Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan SDM lokal yang berasal dari lulusan perguruan tinggi di Kaltim. Setiap tahun, ada jutaan lulusan terbaik yang bisa dijadikan tenaga pendidik di daerah kita,” ujarnya.
Kendati demikian, Mimi berharap dengan adanya peningkatan jumlah dan kualitas guru di Kaltim, maka pendidikan di daerah ini dapat lebih maju dan berkembang.
“Harapannya, siswa dan guru harus lebih merata kedepannya. Hal ini bertujuan untuk memajukan sektor pendidikan yang ada di Bumi Etam,” pungkasnya. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)



