Senin, 3 Agu 26 3:53 WITA

DPRD Samarinda: Pendampingan Orang Tua Kunci Keamanan Digital Anak

by Ringkas

ringkasmedia.com, Samarinda – Di era modern saat ini, melarang anak menggunakan perangkat digital (gadget) secara total sudah tidak lagi realistis. Keberadaan gawai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebutuhan belajar maupun sarana komunikasi sehari-hari.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, menilai bahwa pendekatan yang dibutuhkan saat ini bukanlah restriksi mutlak, melainkan peningkatan kapasitas dan edukasi bagi orang tua dalam mendampingi anak.

“Kalau kita bicara hari ini pembatasan gadget, ya harapannya edukasi orang tua terhadap anak. Bagaimana membatasi, itu yang pertama,” ujar Novan.

​Tanggung jawab pengawasan digital ini juga tidak boleh berhenti saat anak selesai dari masa kanak-kanak. Banyak orang tua melonggarkan perhatian ketika anak memasuki usia remaja, padahal anak di jenjang sekolah menengah atas (SMA) justru rentan terpapar pengaruh buruk ruang digital jika tanpa pengarahan.

Novan menekankan pentingnya perhatian orang tua yang berkelanjutan lintas jenjang usia agar anak tidak terperosok ke dalam perilaku menyimpang.

“Bukan hanya anak usia dini, tapi anak yang sudah SMA pun perlu diketahui oleh orang tua agar tidak ada potensi mengarah ke penyimpangan,” tegasnya.

​Meski pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital terus berupaya memblokir situs-situs berkonten negatif, langkah teknis tersebut dianggap belum cukup tanpa benteng utama dari lingkup keluarga.

Pembatasan akses dari pihak luar kerap tidak berdaya ketika anak beraktivitas di ruang publik atau di luar pengawasan langsung. Oleh sebab itu, edukasi serta kesadaran yang dibentuk di rumah menjadi perlindungan yang jauh lebih efektif.

“Kalau kita membatasi, oh tidak boleh pakai gadget, mungkin di ruangan tertentu boleh. Tapi saat sudah masuk ke ranah publik, kita tidak punya aturan untuk pembatasan tersebut,” tutur Novan.

​Pengawasan orang tua yang efektif pun tidak sekadar mengukur berapa lama durasi anak menatap layar ponsel setiap harinya. Lebih dari itu, orang tua dituntut untuk mau memahami jenis aplikasi, isi konten, hingga interaksi yang dilakukan anak di platform digital.

Dengan pemahaman yang utuh, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara aman dan positif untuk mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal. “Minimal mereka mengetahui apa aktivitas anak di gadget tersebut,” pungkasnya.(RHM)

Berita Terkait
September 5, 2026

Ustadz Rudini Sampaikan Pentingnya Membentuk Generasi Berilmu, Beriman dan Berakhlak Mulia di Sepaso Barat

September 5, 2026

Majelis Tabligh Ibu-Ibu Batuah Sholawat Hadirkan Ustadz Rudini di Masjid Al-Barakah

September 4, 2026

Al-Qolam Bersholawat di Sepaso Barat, Momentum Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah SAW

Agustus 28, 2026

Perbanyak Sholawat dan Teladani Rasulullah SAW, Ustadz Rudini Ajak Warga Pererat Ukhuwah