
BENGALON, KUTAI TIMUR — Suasana religius dan penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW mewarnai kegiatan Al-Qolam Bersholawat yang digelar di Musolla Al-Qolam, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Kamis, 3 September 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Momentum Cinta kepada Rasulullah untuk Meneladani Akhlak Mulia-Nya.” Momentum ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mengingat kembali pentingnya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Rudini Dai Pramuka, S.Sos., M.Sos., yang juga dikenal sebagai Aksi TV Indonesia/Ketua LDNU Kaltim, turut hadir menyampaikan pesan-pesan keagamaan. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Ustadz Alfi Gunawan, M.Pd., selaku pengasuh Ponpes Al-Qolam.
Melalui lantunan sholawat dan tausiyah, jamaah diajak menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak mulia. Kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan melalui sholawat dan peringatan Maulid, tetapi juga dengan berusaha menerapkan sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, kesabaran, amanah, serta kepedulian terhadap sesama menjadi nilai penting yang relevan untuk terus ditanamkan di tengah masyarakat.

Menjadikan Maulid sebagai Momentum Perbaikan Diri
Kegiatan Al-Qolam Bersholawat yang berlangsung dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri.
Semangat bersholawat diharapkan dapat mempererat ukhuwah antarjamaah sekaligus menumbuhkan generasi yang semakin dekat dengan ajaran Rasulullah SAW.
Dengan menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah dan meneladani akhlak beliau, masyarakat diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih harmonis, penuh kepedulian, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.
Al-Qolam Bersholawat pun menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga tradisi keagamaan sekaligus menghadirkan semangat cinta Rasulullah SAW di tengah masyarakat Desa Sepaso Barat.

