Samarinda,Ringkasmedia.net – Legislator Kaltim buka suara terkait keputusan Presiden RI Jokowi terkait penghapusan tenaga honorer di Indonesia. Jahidin selaku Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyebut jika hal ini akan berdampak pada kesejahteraan tenaga honorer di Indonesia.
Menyikapi hal itu, Jahidin berkaca pada kebijakan efektif Isran Noor selaku Gubernur Kaltim terdahulu. Pihaknya tidak menghapus tenaga honorer, hingga Pegawai Tidak Tetap (PTT) sekalipun.
“Sebelum purna tugas, Isran Noor bikin pernyataan jika tidak ada satupun honorer yang akan dihapus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Jahidin menyampaikan bahwa kebijakan Isran Noor mampu sangat efektif dalam mengatur daerahnya. Terlebih, bisa memanfaatkan PAD untuk menggaji tenaga honorer.
“Mereka kan bisa mendapatkan gaji dari sumber APBD Kaltim, kita bisa bayar gaji para honorer ini,” tuturnya
Selain itu, ia menegaskan bahwa penghapusan honorer akan berdampak pada jangka panjang. Salah satunya menyulitkan mereka mencari pekerjaan baru, bahkan bisa meningkatkan taraf pengangguran di suatu daerah.
“Jika diberhentikan, mereka mau kerja apa lagi. Sedangkan lapangan kerja semakin sempit,” imbuhnya.
Kendati demikian, Jahidin berharap agar Pj. Gubernur Kaltim Akmal Malik bisa berkaca pada kebijakan Isran Noor, untuk mempertahankan tenaga honorer yang ada di Kaltim.
“Kebijakan gubernur lama perlu kita tindak lanjuti, hal yang dianggap baik itu tentu perlu dipertahankan. Apalagi APBD Kaltim cukup meningkat, jadi tentu kita mendukung untuk tidak ada penghapusan,” kata Jahidin.
“Saya kira gubernur berikutnya dan Pj gubernur sekarang harus mengikuti arahan gubernur lama, karena itu merupakan suatu kebijakan yang ditetapkan oleh beliau (Isran Noor),” tutupnya. (Go/Tom/Adv DPRD Kaltim)