Sinergi Pemkab Kukar dan Kodim 0906 Kutai Kartanegara Untuk Lumbung Pangan Kaltim

Ditulis oleh

di

 

Kukar, Ringkasmedia.net- Pemkab
Kukar dan Kodim 0906 Kutai Kartanegara membangun kerjasama dalam membangkitkan
sektor pertanian. Setelah sukses dalam
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 114 di Kecamatan Muara Kaman, dan berlanjut
dengan Program Karya Bhakti TNI. Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan Kutai
Kartanegara sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur.

Program Karya Bhakti TNI dibuka
pada Kami (6/10/2022), dilaksanakan di Lapangan Desa Manunggal Jaya Kecamatan
Muara Kaman. Kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah pembangunan
infrastruktur di wilayah pertanian yang memiliki potensi tinggi.

Pembangunan infrastruktur
saat ini akan difokuskan di 5 desa di Kecamatan Muara Kaman dan Sebulu. Untuk
Kecamatan Sebulu adalah Desa Sumber Sari, Mekar Jaya, dan Manunggal Daya.
Sedangkan untuk Kecamatan Muara Kaman di Desa Bunga Jadi, Cipari Makmur, dan Sidomukti.

Bupati Kukar Edi Damansyah
menyampaikan program berfokus pada pembangunan infrastruktur pertanian. Maka
akan dilaksanakan pembangunan jalan usaha tani, saluran irigasi, dan embung.

“Target Program Karya
Bhakti untuk menuntaskan persoalan yang sudah lama dihadapi para petani,
terkait infrastruktur jalan usaha tani yang menghubungkan lahan seluas 1.400
hektare, di tahun 2023 ada 5 kawasan yang dipersiapkan untuk program karya
bakti TNI.,”ungkapnya.

Dandim 0906/KKR Letkol Inf.
Jeffry Satria menerangkan Program Karya Bhakti TNI merupakan upaya TNI dalam
membantu mewujudkan visi misi Pemkab Kukar, yakni percepatan pembangunan di
bidang pertanian.

“Konsep Program ini adalah
pertanian berbasis kawasan. Kegiatannya sama, yakni pembangunan jalan usaha
tani dan irigasi. Tahun depan kita laksanakan ke kawasan lainnya,” terang
jelas Dandim 0906/KKR Letkol Inf. Jeffry Satria.

Sasaran Program Karya
Bhakti TNI menyasar pada 5 kawasan pertanian terintegrasi yang telah ditetapkan
Pemkab Kukar. Kawasan pertanian tersebut ada di 5 kecamatan yakni Kecamatan
Sebulu, Muara Kaman, Tenggarong, Tenggarong Seberang, dan Loa Kulu. Setiap
kawasan akan dibagi menjadi 4 wilayah pekerjaan dengan cakupan berbeda-beda
dalam waktu pengerjaan mulai Oktober 2022 hingga akhir 2023.

“Pelaksanaan program
disusun berdasarkan per triwulan. Kecamatan Sebulu-Muara Kaman akan dikerjakan
hingga bulan Desember. Tahun depan dilanjutkan di Tenggarong Seberang, kemudian
di Loa Kulu sampai dengan Bukit Biru, dan Tenggarong. Di akhir 2023 di Desa
Panca Jaya, Muara Kaman ke Sebulu, Desa Giri Agung,” jelasnya.

Dandim 0906/KKR Jeffry
Satria menyampaikan bahwa Program Karya Bhakti di Kukar merupakan pilot project
menuju target yang lebih besar. “Program ini memiliki tujuan mulia yang
tersirat, yakni mengajak masyarakat lebih tertarik dengan pertanian. Dengan
cakupan pekerjaan Program Karya Bhakti, sektor pertanian Kukar dapat maju dan
menghasilkan hingga skala besar,” harapnya.

Diharapkannya pihak BUMDes
ini bisa bekerjasama dan dapat mengatur pemasarannya. Diharapkannya pihak
swasta yang membutuhkan bahan pangan dapat menyerap sehingga sirkulasinya
ekonomi dapat berjalan. Untuk itu Dandim 0906/KKR berharap adanya intervensi
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar dengan menerapkan
kesuksesan BUMDes Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu yang berfokus pada
pergerakkan ekonomi rakyat.

“Kukar terkenal dengan
sumber daya alamnya, tapi dalam bidang pangan kita masih tertinggal. Ini salah
satu upaya kami. Karena kedepan kita akan menghadapi krisis energi dan pangan.
Disini TNI membantu pemerintah untuk memajukan pertanian. Kita ingin ada
perputaran ekonomi di Kukar,” pungkasnya.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *