Senin, 10 Nov 25 10:41 WITA

Percepatan Akses Internet Jadi Langkah Strategis Pemkab Kutim Menuju Pemerintahan Digital Berkualitas

by Ringkas

ringkasmedia.net, kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) semakin serius mempercepat transformasi digital daerah, salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan pemerataan akses internet di seluruh kecamatan dan desa, sebagai prasyarat mutlak untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan modern berbasis teknologi atau Smart City.

Pemkab Kutim menyadari bahwa konektivitas yang kuat bukan hanya kebutuhan pelayanan publik, tetapi juga faktor kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat. 

Oleh karena itu, pembangunan internet menjadi prioritas awal sebelum melangkah ke tahap pengembangan sistem dan aplikasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, menegaskan bahwa fokus saat ini adalah memastikan jaringan internet menyentuh seluruh wilayah Kutim secara merata dan berfungsi optimal.

“Saat ini kita sedang memaksimalkan pembenahan jaringan internet terlebih dahulu kalau fondasi konektivitas sudah kuat dan stabil, barulah program Smart City dijalankan secara menyeluruh,” ujar Ronny, Senin (10/11/25).

Menurutnya, Smart City bukan hanya tentang menghadirkan teknologi canggih, tetapi memastikan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara adil, termasuk yang berada di desa-desa terpencil. 

Pemerataan akses internet menjadi langkah kunci agar tidak terjadi kesenjangan digital antarwilayah.

“Kami tidak ingin digitalisasi hanya berjalan di pusat kota. Desa-desa harus mendapatkan porsi yang sama agar semua wilayah Kutim bisa bergerak maju bersama,” tegas Ronny.

Pembenahan jaringan internet akan menjadi titik awal bagi penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-government) yang mencakup sektor administrasi publik, kesehatan, pendidikan, hingga keterbukaan data. 

Selain itu, konektivitas digital juga berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui UMKM berbasis online, bisnis kreatif, dan aktivitas belajar jarak jauh.

Diskominfo Staper optimistis strategi ini akan membawa Kutim ke arah tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan publik. 

Pemerintah juga menargetkan pembangunan digital tidak hanya mendorong kemajuan teknologi, tetapi ikut menciptakan kesejahteraan dan pemerataan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan pondasi konektivitas yang kuat, Kutim diharapkan mampu memasuki tahap lanjutan menuju Smart City secara bertahap, terencana, dan berkelanjutan.(ADV)

Berita Terkait
Juli 31, 2026

DPRD Samarinda Minta Pembangunan Drainase Terstruktur dan Terintegrasi

Juli 31, 2026

DPRD Samarinda : Atasi Macet Folder Air Hitam lewat Optimalisasi Aset Terbengkalai

Juli 30, 2026

DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Sekolah di Wilayah Pinggiran

Juli 30, 2026

Raperda Pariwisata Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi Samarinda