ringkasmedia.net, kutim – Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Setkab Kutim), Trisno, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kutim yang dinilai mampu menghadirkan pemerataan akses internet di seluruh desa dengan progres yang sangat cepat.
Menurut Trisno, capaian tersebut menjadi bentuk nyata bahwa pengembangan infrastruktur digital di Kutim berjalan di jalur yang tepat.
Ia menyebut bahwa dalam waktu relatif singkat, seluruh 141 desa dan kelurahan di Kutim kini terkoneksi jaringan internet, sebuah langkah besar mengingat luas wilayah dan tantangan geografis Kutim.
Trisno menilai keberhasilan Kominfo Kutim dalam memperluas jaringan komunikasi digital membawa dampak besar bagi pemerintahan maupun masyarakat.
Ketersediaan internet hingga pelosok desa membuka akses layanan publik berbasis digital, mempercepat arus informasi, dan meningkatkan peluang ekonomi masyarakat.
“Pemerataan internet ini bukan capaian kecil, ini hasil kerja besar dan saya sangat mengapresiasi langkah cepat Kominfo Kutim dalam memastikan seluruh desa dapat menikmati layanan digital,” ujar Trisno, Selasa (25/11/25).
Ia menambahkan, daerah dengan wilayah luas seperti Kutim membutuhkan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan layanan internet secara merata.
Dari sisi tata kelola pemerintahan, akses digital memberikan kemudahan dalam pelayanan publik dan meningkatkan efisiensi administrasi.
Selain itu, Trisno menilai konektivitas digital di desa akan menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis teknologi, termasuk pemasaran produk UMKM, akses perbankan digital, hingga peluang kerja jarak jauh.
Dengan internet yang tersedia, masyarakat memiliki ruang lebih luas untuk berkembang dan bersaing.
Ia berharap pemerataan jaringan internet yang sudah terwujud dapat terus diperkuat melalui peningkatan kualitas jaringan, edukasi digital, dan pemanfaatan teknologi secara produktif.
Masyarakat menurutnya perlu didorong agar tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi dan inovasi berbasis digital.
“Internet harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan bukan sekadar untuk hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan pengetahuan, usaha, pendidikan, dan pelayanan, ini yang kita harapkan bersama,” tutup Trisno.(ADV)



