SAMARINDA, RINGKASMEDIA- Hujan deras disertai angin kencang yang hampir merata di seluruh Samarinda menyebabkan beberapa wilayah tergenang banjir, malangnya dibeberapa titik terjadi tanah longsor dan pohon tumbang, bahkan sampai merenggut korban jiwa, Kamis (7/4) lalu.
Banyaknya pohon besar dan termakan usia menjadikan sorotan bagi warga pengguna jalan, resiko pohon tumbang ketita diterpa angin kencang cukup mengkhawatirkan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Nurrahmani, melalui Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Lingkungan Hidup dan Pertamanan, Ronny Alfiany turut berbelasungkawa atas adanya korban jiwa saat peristiwa pohon tumbang.
Terkait perihal korban jiwa yang disebabkan pohon tumbang pihaknya mengaku telah mengasuransikan beberapa titik pohon sesuai wilayah yang dianggap rawan.
“Dari hasil identifikasi pohon serta wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi, kami asuransikan pohon-pohon tersebut,” ungkap Ronny.
Hal demikian merupakan santunan dari DLH melalui klaim asuransi, dengan syarat berdasarkan hasil kronologis dari BAP Polisi yang menyatakan korban murni kecelakaan tertimpa pohon.
“Jadi, bukan pohon tumbang dulu lalu pengendara tertabrak itu bisa dikatakan kecelakan tunggal, seperti kejadian beberapa waktu lalu di Jalan MT Haryono, korban mengalami kecelakaan paska pohon tumbang,” jelas Ronny.
Kalau ada kejadian demikian, tim DLH langsung jemput bola untuk menemuiu korban atau keluarga korban.
Karena tidak semua masyarakat tahu mengenai asuransi dari DLH terkait pohon tumbang yang hingga merenggut nyawa korban.
“Karena kami merasa memiki kewenangan dan tanggung jawab dalam hal tersebut jadi kami turun terjun terlebih dahulu,” ungakapnya.
Hingga saat ini pihak DLH masih melakukan perawatan berupa pemangkasan pohon-pohon yang yang sudah berukuran besar hingga menjukang ketengah median jalan guna mengurangi beban pikat pada tanah. (pw/tot)



