Penulis: ringkas

  • Bupati Kukar Minta Sekda Tingkatkan Perbaikan OPD Sesuai Hasil Pemeriksaan BPK RI

    Bupati Kukar Minta Sekda Tingkatkan Perbaikan OPD Sesuai Hasil Pemeriksaan BPK RI

    Sunggono Sekda Kukar. (Foto: Istimewa)


    Kukar,Ringkasmedia.net- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah meminta jajarannya memperbaiki kelemahan dan kekurangan yang menjadi temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.
    Permintaan Bupati ini disampaikan  melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono dalam agenda Pembahasan Hasil Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK RI 2005-2022.
    “Untuk seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan sesuai ketentuan perundang-undangan.” Ungkap Sunggono. Kamis (2/11)
    Sunggono melanjutkan, seluruh kepala OPD dan jajarannya akan terus dimonitor dalam melakukan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan BPK RI.
    “Perbaikan harus konkret dan nyata agar setiap uang rakyat yang dikelola Pemkab Kukar bisa dipertanggungjawabkan.” tegasnya.
    Karena menurutnya, agar uang yang dikeluarkan untuk rakyat juga bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
    Sambung Sunggono, perlu adanya sikap kehati-hatian dalam melaksanakan tanggung jawab agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.
    “Ini perlu komitmen Kepala OPD dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan untuk mewujudkan perbaikan pengelolaan keuangan daerah.” pintanya. (Ps/Min/Adv)
  • Upaya Pemkab Kukar Menuju Zero Kemiskinan

    Upaya Pemkab Kukar Menuju Zero Kemiskinan

     Bupati Kukar, Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan secara simbolis. (Foto: Istimewa)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya dalam pengentasan kemiskinan di wilayahnya.Pemkab Kukar melalui Dinas Sosial  memberikan bantuan kepada seribu keluarga miskin berupa sembilan bahan pokok (sembako).
    Tujuan program ini untuk mencapai target  nol persen kemiskinan ekstrem pada 2024. Selain Dinsos Kukar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga turut andil dalam memberikan bantuan sesuai dengan bidangnya masing-masing.
    Kepala Dinsos Kukar, Hamly mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan kepada kurang dari 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), selebihnya OPD lain secara mandiri melakukan hal yang sama. 
    “Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 3 miliar,” ungkap Hamly, Kamis (2/11/2023).
    Bantuan tersebut, kata Kadinsos, disalurkan untuk mengintensifkan program penanganan kemiskinan ekstrem di Kukar. Adapun langkah yang diambil adalah melaksanakan verifikasi dan validasi terhadap 6 ribu KPM.
    Ini sesuai dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4/2022, yang mewajibkan setiap daerah untuk menganggarkan dana yang menyasar ribuan penerima bantuan.
    “Penanganan kemiskinan ekstrem bukan hanya tanggung jawab Dinsos Kukar semata, Hamly menjelaskan bahwa semua OPD memiliki tugas serupa.”jelasnya.
    Di sektor OPD lainnya, seperti di bidang perikanan, bantuan berupa subsidi diberikan kepada nelayan dan pembudidaya ikan. Di sektor pertanian, bantuan berupa pupuk dan sebagainya disediakan sesuai dengan program masing-masing OPD.
    Program pengentasan kemiskinan ekstrem ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kukar. (Ps/Kas/Adv)
  • Upaya Pemkab Kukar Menuju Zero Kemiskinan

    Upaya Pemkab Kukar Menuju Zero Kemiskinan

     Bupati Kukar, Edi Damansyah saat menyerahkan bantuan secara simbolis. (Foto: Istimewa)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berupaya dalam pengentasan kemiskinan di wilayahnya.Pemkab Kukar melalui Dinas Sosial  memberikan bantuan kepada seribu keluarga miskin berupa sembilan bahan pokok (sembako).
    Tujuan program ini untuk mencapai target  nol persen kemiskinan ekstrem pada 2024. Selain Dinsos Kukar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga turut andil dalam memberikan bantuan sesuai dengan bidangnya masing-masing.
    Kepala Dinsos Kukar, Hamly mengatakan pihaknya menyalurkan bantuan kepada kurang dari 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), selebihnya OPD lain secara mandiri melakukan hal yang sama. 
    “Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 3 miliar,” ungkap Hamly, Kamis (2/11/2023).
    Bantuan tersebut, kata Kadinsos, disalurkan untuk mengintensifkan program penanganan kemiskinan ekstrem di Kukar. Adapun langkah yang diambil adalah melaksanakan verifikasi dan validasi terhadap 6 ribu KPM.
    Ini sesuai dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4/2022, yang mewajibkan setiap daerah untuk menganggarkan dana yang menyasar ribuan penerima bantuan.
    “Penanganan kemiskinan ekstrem bukan hanya tanggung jawab Dinsos Kukar semata, Hamly menjelaskan bahwa semua OPD memiliki tugas serupa.”jelasnya.
    Di sektor OPD lainnya, seperti di bidang perikanan, bantuan berupa subsidi diberikan kepada nelayan dan pembudidaya ikan. Di sektor pertanian, bantuan berupa pupuk dan sebagainya disediakan sesuai dengan program masing-masing OPD.
    Program pengentasan kemiskinan ekstrem ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kukar. (Ps/Kas/Adv)
  • Diskominfo Kukar Hadiri Workshop Mukernas Persada ID ke-5 di Sanur Bali

    Diskominfo Kukar Hadiri Workshop Mukernas Persada ID ke-5 di Sanur Bali

    Kukar,Ringkasmedia.net- Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kukar yang diketuai Pranata Humas Ahli Muda Urusan SDKP Diskominfo Hermawan didampingi Pengolah Data Heriyanto, dan Pengelola Data Rusna Jemain mengikuti Workshop Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas)  yang diselenggarakan Persatuan Radio TV Publik Daerah (Persada ID) Seluruh Indonesia. Mukernas tersebut berlangsung di Hotel Prama Sanur Beach di Kawasan Sanur Bali. Kegiatan tersebut berlangsung mulai tanggal 31 Oktober hingga 1 Nopember 2023.
    Workshop Mukernas Persada ID tersebut menghadirkan narasumber Wakil Sekjen 1 Indonesia Persada ID Rita Triana,  Head of Creative Production Indonesia Indokator Santika Saraswati Pribadi, Ahli Media Analis Kebijakan/Wakil Tim Kerja Bidang Anov Kepatuhan Perijinan Adityawarman, Kadis Kominfo Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan dari Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPP) Masduki, Darmanto, dan Paulus Widianto. 
    Dalam event tersebut para narasumber menyampaikan gagasannya yang dapat dirumuskan dalam poin-poin berikut : 
    1. Sistem penyiaran Indonesia yang diatur oleh UU No.32/2002 telah mengalami perubahan signifikan karena disrupsi digital. Saat ini seluruh lembaga penyiaran di Indonesia tak terkecuali LPPL sudah bersiap dan mulai terjun ke layanan digital melalui model siaran streaming, media sosial, dan aplikasi bergerak.
    2. Migrasi layanan digital tidak saja untuk menjaga keberlanjutan sebagai media yang didengar publik digital,tetapi sebagai kewajiban pelayanan kepada warga pengguna digital yang jumlahnya semakin besar, sekaligus untuk merawat relevansi LPPL dimasa depan.
    3. Untuk mendapatkan Izin Penyelenggaraan Penyiaran(IPP), LPPL harus menempuh jalan panjang, bahkan lebih rumit dibanding dengan yang harus dilalui oleh lembaga penyiaran swasta. Dalam proses perijinan lembaga penyiaran swasta didaerah tidak perlu menunggu Peraturan Daerah, sedangkan untuk pendirian LPPL, selain harus melewati prosedur panjang seperti halnya lembaga penyiaran komersial, juga harus didahului dengan pembuatan Perda terlebih dahulu .Sementara RRI dan TVRI dapat memperoleh IPP cukup dengan hanya menulis surat kepada Menteri Kominfo.
    4. Problem struktural dalam bentuk perundangan dan regulasi yang ada tidak mungkin diurai sendiri oleh pelaku LPPL, tetapi harus ada keterlibatan semua pihak. Keberadaan LPPL dalam faktanya sangat dibutuhkan mengingat politik pemerintahan Indonesia saat ini menganut sistem desentralisasi, sehingga dibutuhkan kehadiran media yang mampu mendukung sistem demokrasi di tingkat lokal. Apalagi kalau ditinjau dari aspek ketahanan nasional berdasarkan pendekatan asta gatra (geografi,demografi,sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam) maka keberadaan LPPL sangat strategis karena berfungsi merajut ke Indonesiaan.
    5. LPP dan LPPL merupakan jembatan komunikasi interaktif, membangun konektivitas hati dan pikiran sebagai satu bangsa dalam rangka mewujudkan ketahanan informasi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem ketahanan nasional dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Urgensi lain dari kehadiran LPPL adalah sebagai rujukan utama masyarakat lokal Provinsi/Kabupaten/Kota dalam mendapatkan informasi yang terpercaya di tengah maraknya misinformasi dan disinformasi.
    Di Kabupaten Kutai Kartanegara terdapat Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang berada di 100.6  FM. (Adv Diskominfo Kukar)
  • Bupati Kukar Minta Optimalkan Pembinaan dan Pelatihan Pemuda

    Bupati Kukar Minta Optimalkan Pembinaan dan Pelatihan Pemuda

    Bupati Kukar, Edi Damansyah (Foto: Istimewa)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meminta pembinaan dan pelatihan para pemuda di wilayahnya terus ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan untuk mengembangkan potensi dan prestasi pemuda di berbagai bidang, seperti olahraga, ekonomi kreatif, dan lain-lain.
    “Kalau pembinaannya baik, sudah dipastikan hasilnya juga akan baik,” papar Edi saat diwawancarai oleh media pada Rabu (1/11/2023).
    Edi menegaskan, pemuda Kukar memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan, di bidang olahraga, ekonomi kreatif, dan sektor lain. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar pembinaan dilakukan secara optimal untuk mengoptimalkan potensi tersebut.
    Edi juga mengingatkan agar para pemuda yang telah mendapat pembinaan dan pelatihan diberi kesempatan untuk menampilkan kemampuan mereka. Ia juga menambahkan, perlu adanya pendampingan yang intens untuk mengecek hasil dari pembinaan dan pelatihan yang telah diberikan.
    Edi menjelaskan, hal ini merupakan realisasi dari komitmen Pemkab Kukar dalam membina generasi muda yang berprestasi. Ia juga menginformasikan, Pemkab Kukar telah menyiapkan anggaran yang besar untuk pengembangan bakat di bidang olahraga dan kepemudaan.
    “Ini akan terus kita jaga dan tingkatkan terkait dengan pembangunan olahraga di Kukar,” pungkasnya. (Ps/Min/Adv)
  • Edi Damansyah: Pemuda Kukar Manfaatkan Teknologi Modern untuk Pertanian

    Edi Damansyah: Pemuda Kukar Manfaatkan Teknologi Modern untuk Pertanian

    Bupati Kukar, Edi Damansyah (Foto: Istimewa)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, meminta para pemuda di kabupaten ini untuk memanfaatkan teknologi modern untuk pertanian.
    Dirinya menyebut, pertanian saat ini sudah tidak lagi menjadi pekerjaan yang sulit dan kotor, tetapi menjadi pekerjaan yang modern dan menghasilkan.
    “Hari ini pertanian itu juga berbasis kepada teknologi dan manajemen,” ucap Edi saat dikonfirmasi pada Rabu (1/11/2023).
    Edi mencontohkan, ada kelompok tani milenial di Kecamatan Samboja yang berhasil mengelola lahan pertanian dengan menggunakan teknologi modern seperti drone, aplikasi, dan sistem irigasi modern. Kelompok ini bernama Joglo Kolong Langit dan terdiri dari 120 pemuda yang memiliki berbagai latar belakang.
    “Mereka itu bisa menghasilkan 20 sampai 30 juta perbulan. Bahkan mereka sudah masuk top 45 nasional kelompok tani milenial,” puji Edi.
    Edi juga menyebutkan, sektor pertanian di Kukar memiliki peluang yang besar karena kabupaten ini termasuk dalam wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru. Hal ini akan membuat permintaan akan produk pertanian di Kukar akan semakin besar seiring dengan bertambahnya penduduk.
    “Nah anak muda harus mulai ambil bagian disitu,” ajak Edi.
    Edi mengingatkan, para pemuda di Kukar harus merubah pola pikir mereka. Dia mengatakan, pemuda saat ini harus berpikir untuk menjadi pengusaha, bukan hanya pegawai.
    “Saya sampaikan kepada pemuda di Kukar, jangan ada pikiran untuk menjadi honor tapi harus jadi wirausaha,” tandasnya. (Ps/Min/Adv)
  • Jelang PON 2024, Legislator Kaltim Ingin KONI Fasilitasi Atlet Lebih Maksimal

    Jelang PON 2024, Legislator Kaltim Ingin KONI Fasilitasi Atlet Lebih Maksimal

    Veridiana Huraq Wang. (Istimewa)

    Samarinda,Ringkasmedia.net- Legislator Kalimantan Timur Veridiana Huraq Wang, menyebut jika pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung seluruh atlet Kaltim yang akan berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh – Sumatera Utara (Sumut).
    Wanita yang menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim itu mengatakan, pemprov harus melakukan sejumlah pembinaan secara intensif kepada para atlet-atletnya.
    “Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) harus memfasilitasi mereka. Utamanya dalam kebutuhan mereka saat berlatih,” kata Veridiana.
    Politisi PDIP itu menilai, pembibitan memang harus dilakukan sedari awal. Hal ini sebagai penunjang SDM yang matang, agar atlet bisa lebih berkembang.
    “Latihan-latihan mereka harus lebih maksimal dan giat lagi dari sekarang, agar nanti mereka bisa meraih emas di PON yang akan datang,” pungkasnya.
    Ditanyai soal anggaran olahraga, Veridiana menjelaskan jika pihaknya akan memantau realisasi anggaran, yang bertumpu pada kesejahteraan pembinaan atlet di Kaltim.
    “Kita pantau realisasi anggaran itu. Supaya tepat sasaran. Tentu ini untuk kebaikan para atlet-atlet berprestasi yang Kaltim miliki,” ungkapnya.
    Terakhir, ia juga menyampaikan bahwa APBD Kaltim kian membaik. Veridiana berharap anggaran bisa dikelola dengan baik, dengan sistem organisasi yang diatur secara benar dan tepat. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)
  • Jelang PON 2024, Legislator Kaltim Ingin KONI Fasilitasi Atlet Lebih Maksimal

    Jelang PON 2024, Legislator Kaltim Ingin KONI Fasilitasi Atlet Lebih Maksimal

    Veridiana Huraq Wang. (Istimewa)

    Samarinda,Ringkasmedia.net- Legislator Kalimantan Timur Veridiana Huraq Wang, menyebut jika pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung seluruh atlet Kaltim yang akan berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh – Sumatera Utara (Sumut).
    Wanita yang menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim itu mengatakan, pemprov harus melakukan sejumlah pembinaan secara intensif kepada para atlet-atletnya.
    “Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) harus memfasilitasi mereka. Utamanya dalam kebutuhan mereka saat berlatih,” kata Veridiana.
    Politisi PDIP itu menilai, pembibitan memang harus dilakukan sedari awal. Hal ini sebagai penunjang SDM yang matang, agar atlet bisa lebih berkembang.
    “Latihan-latihan mereka harus lebih maksimal dan giat lagi dari sekarang, agar nanti mereka bisa meraih emas di PON yang akan datang,” pungkasnya.
    Ditanyai soal anggaran olahraga, Veridiana menjelaskan jika pihaknya akan memantau realisasi anggaran, yang bertumpu pada kesejahteraan pembinaan atlet di Kaltim.
    “Kita pantau realisasi anggaran itu. Supaya tepat sasaran. Tentu ini untuk kebaikan para atlet-atlet berprestasi yang Kaltim miliki,” ungkapnya.
    Terakhir, ia juga menyampaikan bahwa APBD Kaltim kian membaik. Veridiana berharap anggaran bisa dikelola dengan baik, dengan sistem organisasi yang diatur secara benar dan tepat. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)
  • Komisi IV : Atlet Catur Kaltim Siap Raih Tiket PON XXI 2024 Mendatang

    Komisi IV : Atlet Catur Kaltim Siap Raih Tiket PON XXI 2024 Mendatang

    Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Akhmed Reza Fachlevi. (Istimewa)

    Samarinda,Ringkasmedia.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur optimis atlet catur Kaltim bisa meraih tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang. 
    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Akhmed Reza Fachlevi, beberapa waktu lalu.
    “Mereka berlaga dulu ke Bandung, dalam ajang Pra-PON pada 25 – 30 November 2023,” pungkasnya.
    Sebagai Ketua Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kaltim, Reza menyampaikan ada 11 atlet itu terdiri dari lima atlet putra dan enam atlet putri.
    Atlet-atlet putra akan menghadapi tujuh provinsi lain di zona play off, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bali. Hanya dua provinsi terbaik yang akan lolos ke PON XXI.
     “Kalau atlet putri pasti tampil di PON XXI, karena mereka sudah meraih gelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Putri 2023 di Surabaya,” kata Reza.
    Selain itu, politisi partai Gerindra Kaltim itu menargetkan lima medali emas dari cabang catur dalam PON XXI. Ia optimistis target itu bisa tercapai karena Kaltim memiliki atlet-atlet berbakat dan berprestasi.
    “Kami harap hasil atlet putra-putri bisa lebih maksimal di tahun ini” bebernya. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)
  • Syafruddin Kritik Gedung Baru Milik Pemprov Rusak

    Syafruddin Kritik Gedung Baru Milik Pemprov Rusak

    Anggota DPRD Kalimantan Timur Syafruddin. (Istimewa)

    Samarinda,Ringkasmedia.net- Anggota DPRD Kalimantan Timur Syafruddin menyoroti gedung baru Inspektorat Daerah dan Kadrie Oening Tower milik Pemprov Kaltim. Menurutnya, gedung tersebut terlihat miring dan mengalami kerusakan.
    “Saya menilai proyek-proyek tersebut tidak sesuai dengan standar kelayakan,” tuturnya.
    Dalam hal ini, Syafruddin akan melakukan evaluasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim. Utamanya, untuk perbaikan gedung-gedung yang mengalami kerusakan.
    “Artinya, Dinas PUPR tidak mengawasi proyek-proyek yang ada di bawah kewenangannya,” ujarnya.
    Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan pengujian terhadap gedung-gedung tersebut menyusul posisi gedung yang tampak miring secara kasat mata.
    “Kalau tidak ada pengujian, diduga ada indikasi korupsi di sana,” katanya.
    Kendati demikian, pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) guna menindaklanjuti proyek gedung baru Pemprov Kaltim. Sejumlah pihak terkait yang akan dipanggil, termasuk pimpinan PT Raka karena diduga terlibat dalam proyek Kadrie Oening Tower. 
    “Kadrie Oening Tower merupakan proyek pembangunan gedung perkantoran dan hotel bintang lima yang dikerjakan oleh PT Raka,” pungkasnya. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)