Rabu, 15 Nov 23 2:48 WITA

Petani di Kampung Putak Masih Pertahankan Tradisi Tanam Padi di Lereng Gunung, Samsun Berikan 4 Jempol

by Ringkas
Samarinda,Ringkasmedia.net- Di Kampung Putak, Kabupaten Kutai Kartanegara, petani masih setia mempertahankan tradisi menanam padi di lereng gunung. Hal tersebut pun menarik perhatian Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim).
Menanam padi di lereng gunung oleh petani Kampung Putak ini kata Samsun, merupakan langkah inovatif yang dapat diadopsi desa-desa dan kampung-kampung lainnya. Tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga berpotensi melestarikan adat dan budaya setempat. 
“Ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa dan kampung-kampung lainnya,” ungkapnya, usai melakukan nugal padi di Kampung Putak, Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Lebih dari sekadar ladang, lereng gunung yang produktif dan telah ditanami padi akan menciptakan lanskap yang indah. Dampak positifnya, ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara. 
Selain mewujudkan ketahanan pangan di daerah, desa dapat meraih manfaat ekonomi dari sektor pariwisata. Ini akan menciptakan kesinambungan antara kebutuhan pangan, pelestarian warisan budaya, dan potensi ekonomi melalui pariwisata lokal. 
Politikus PDI Perjuangan itu pun memberikan apresiasi atas upaya para petani di Kampung Putak Kutai Kartanegara yang hingga saat ini masih mempertahankan tradisi menanam padi di Lereng Gunung.
“Saya mengikuti nugal padi yang tidak biasa, ditanam di lereng gunung yang terjal. Saya tak bisa berkata apa-apa lagi, petani di Kampung Putak patut mendapat empat jempol,” terangnya.
Untuk diketahui, saat ini Kampung Putak di Kabupaten Kutai Kartanegara sedang giat-giatnya mengembangkan potensi pariwisata. Bahkan ada beberapa destinasi wisata di daerah tersebut.
“Di Kampoeng Wisata Putak terdapat Batu Dinding Tapa, Air Terjun Jantur Bukit Sekilo, Goa Maria Bukit Rahmat, Pentas Seni Tari Dayak Tunjung-Benuaq, Kerajinan Tangan Sulam Tumpar, Pesta Panen Padi Gunung dan Nutuq Bahapm,” bebernya. (Go/Mek/Adv DPRD Kaltim)
Berita Terkait
Juli 31, 2026

DPRD Samarinda Minta Pembangunan Drainase Terstruktur dan Terintegrasi

Juli 31, 2026

DPRD Samarinda : Atasi Macet Folder Air Hitam lewat Optimalisasi Aset Terbengkalai

Juli 30, 2026

DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Sekolah di Wilayah Pinggiran

Juli 30, 2026

Raperda Pariwisata Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi Samarinda