Kategori: News

  • Rendi Solihin Salurkan Perahu dan Bibit Udang ke Masyarakat Perikanan di Muara Badak

    Wabup Kukar, Rendi Solihin saat menyerahkan bibit udang. (Foto: Diskominfo Kukar)


    Kukar,Ringkasmedia.net- Masyarakat perikanan kembali memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar).
    Kali ini, bantuan disalurkan dan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, kepada masyarakat di Kecamatan Muara Badak, tepat di sekitar Pelabuhan Toko 5, Minggu (22/10/2023).
    Bantuan yang disalurkan meliputi, 13 Perahu Fiber untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kapitan Muda, dan 2 juta Bibit Udang Windu kepada kelompok pembudidaya Inti Karya Bersama dan Tanjung Bersinar.
    Rendi Solihin mengatakan, bantuan tersebut merupakan lanjutan dari program bantuan untuk 25 ribu nelayan produktif pada Program Dedikasi Kukar Idaman.
    “Ini juga untuk menciptakan kemandirian bagi masyarakat, terlebih memang potensi perikanan kita juga cukup besar, sayang jika kita tidak maksimalkan,” ucap Rendi.
    “Program ini akan kita lanjutkan hingga 2024 nanti, masih banyak bantuan yang akan kita berikan, sekarang masih dipetakan kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Ini merupakan pelaksanaan RPJMD Kukar Idaman,” sambungnya.
    Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Kapitan Muda, Mistan mengaku bersyukur atas perhatian Pemkab Kukar terhadap masyarakat perikanan.
    Perhatian pemerintah menurutnya sangat berarti bagi para nelayan, terutama nelayan kecil.
    “Bantuan perahu tentunya akan kita gunakan sebaik mungkin, untuk mencari ikan maupun aktivitas lainnya,” ucapnya.
    Ia dan nelayan lainnya berhadap agar bantuan dari pemerintah tak berhenti pada bantuan perahu dan bibit udang saja, namun berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
    “Mudah-mudahan tahun depan ada lagi bantuan,” imbuhnya. (Adv Diskominfo Kukar)
  • Lomba Balap Ketinting, Meriahkan Erau Adat Pelas Benua 2023

    Seru. Lomba ketinting di acara Erau Adat Pelas 2023. (Foto: Istimewa)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Erau Adat Pelas benua menjadi pesta adat yang dinantikan masyarakat lokal hingga mancanegara, adat budaya dan tradisi asli menjadi tontonan yang menarik, salah satunya yang digelar oleh Persatuan Olahraga Ketinting (POK) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan menggelar perlombaan Balap Ketinting untuk menyemarakkan Erau Adat Pelas Benua 2023.
    Antusias warga tak terbendung, aksi balapan yang dilakukan diatas Sungai, tentu pengalaman yang berbeda dan jarang dilihat untuk sebagian orang. Perlombaan ini dilaksanakan selama dua hari di Dermaga Pulau Kumala, Tenggarong, mulai Jum’at (29/9/2023) hingga Sabtu (30/9/203) hari ini.
    Asisten II Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Wiyono mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan pesan, Balap Ketinting tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tenggarong yang Ke-241 tetapi juga sebuah dedikasi.
    “Yakni dalam mencapai target pembangunan di Bidang Pariwisata,” kata Wiyono dalam sambutannya.
    Acara ini, kata dia, sekaligus sebagai sumber inspirasi bagi kreativitas dan keterampilan masyarakat Kukar. Sehingga iapun meminta agar kegiatan Lomba Balap Perahu Ketinting ini wajib dilestarikan. (Ps/Min/Adv)
  • Disperkim Kukar Akan Sulap Bantaran Sungai Tenggarong Jadi Objek Wisata Baru

     
    Foto : Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kukar, Maman Setiawan. (Ist/redaksi)

    Kukar,Ringkasmedia.net- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar akan menata area pemukiman di Jalan Kartini dan Jalan Panjaitan. Bertujuan mempercantik tata letak Kecamatan Tenggarong.
    Rencananya Disperkim Kukar akan mengubah lokasi tersebut untuk dijadikan sebagai tempat wisata unggulan di Kecamatan Tenggarong. 
    “Lokasinya sendiri seluas sekitar 1,3 kilometer persegi di Jalan Kartini dan Jalan DI Panjaitan,” ucap Kepala Disperkim Kukar, Maman Setiawan saat dikonfirmasi, Selasa (9/5/2023). 
    Ia mengatakan bahwa tujuan dari merombak kawasan tersebut yakni guna menarik minat wisatawan lokal maupun nasional serta mancanegara untuk berkunjung ke Kukar.
    Maman menjelaskan, konsep pembangunannya ke depan akan diusung untuk pengembangan ekonomi masyarakat yang berbasis pada UMKM lokal. Hal itu didorong agar area tersebut menjadi wisata unggulan di Kukar.
    “Akan kita tata dengan baik, tujuannya agar tidak ada lagi bangunan yang membelakangi Sungai Mahakam,” ungkapnya.
    Dalam pembangunannya nanti, Disperkim Kukar disebutkannya akan menggelontorkan dana sekitar Rp 200 miliar dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran itu akan digunakan untuk membongkar 196 rumah warga yang berasal di pinggiran anak Sungai Mahakam.
    “Nantinya akan kita bangun 300 unit bangunan dengan ukuran 6×7 meter dengan bentuk yang seragam dan bernuansa rumah adat Kutai,” sebutnya.
    Kata dia, sepanjang area tersebut juga akan dibangun pemukiman untuk pelaku UMKM yang akan ditentukan oleh Pemkab Kukar. Selain itu juga akan dibangun taman, wisata kapal serta tempat kuliner tradisional dan modern.
    “Ada juga teater mini dan souvernir seperti yang ada di Malioboro Yogyakarta,” serunya. (Ps/Ed/Adv)
  • PKL Liar di Sambutan Ditertibkan Satpol PP Kota Samarinda

    PKL Liar di Sambutan Ditertibkan Satpol PP Kota Samarinda

    Lapak PKL semi permanen turut dirobohkan Satpol PP.  (Ist/redaksi) 

    Samarinda,Ringkasmedia.net – Mewujudkan Kota Samarinda aman, dan nyaman. Melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, puluhan lapak pedagang kaki lima di lingkungan Kelurahan Sungai Kapih tepatnya yang berada di atas badan jalan ditertibkan. Pada Kamis (16/3/2023) kemarin.  
    Sebelum dilakukan penertiban atau tindakan tegas oleh Satpol PP,  pihak Kecamatan Sambutan bersama Kelurahan Sungai Kapih, telah lebih dulu memberikan imbauan baik melalui lisan maupun tulisan. 
    “Pendekatan dan membangun komunikasi secara persuasif telah kami lalukan kepada para pedagang serta peran aktif kelurahan,” ungkap Yosua Laden Camat Sambutan. 
    Terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda Muhammad Darham,  melalui Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Benny Hendrawan mengatakan. Persoalan PKL yang nyaris tanpa solusi selalu menjadi persoalan disetiap daerah. Kota Samarinda Khususnya, Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2009 tentang Tata Tertib PKL menjadi landasan utama Satpol PP dalam melakukan penertiban. 
    “Semua tahapan telah dilalui dari imbauan hingga pendekatan kepada para pedagang,  artinya prosesnya sudah sesuai dan siap terima konsekuensi para PKL yang melanggar,” jelas Benny
    Sedikitnya ada tujuh lapak pedagang yang pihaknya tertibkan,  sedari bangunan semi permanen dan rombong-rombong pedagang. 
    Kegiatan penertiban berjalan kondusif tak terlepas bantuan para penegak hukum yakni sinergitas TNI Polri Yang selalu senantiasa mengawal kegiatan tersebut. 
    “Para PKL sudah tau akan ditertibkan,  bahkan sebagiannya meminta waktu untuk membongkar sendiri lapak dagangannya,  ada juga yang bilang  jangan tebang pilih merata pak kalau mau ditertibkan,” tambah Benny
    Pihaknya juga berharap agar masyarakat  sadar dan mengikuti peraturan yang telah ditetapkan daerah agar bersama-sama mewujudkan Samarinda sebagai Kota peradaban. (Jum/Et) 
  • Warga Resahkan Sarang Tawon “Tabuan”, Damkar Lakukan Evakuasi

    Warga Resahkan Sarang Tawon “Tabuan”, Damkar Lakukan Evakuasi

    Samarinda- Adanya temuan sarang Tawon Vespa affinis juga dikenal dengan Tabuhan atau Tabuan, membuat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda melakukan evakuasi terhadap sarang tersebut. 
    Sarang tepat berada ditengah pemukiman, di Jalan Lambung Mangkurat Gang 1 Pasar Merdeka Rt 85, Selasa (4/9/2022), bahkan  ada beberapa korban sengatan tawon, didominasi pedagang di pasar, yang posisinya membelakangi sarang tersebut. 
    Lukman (48) mengatakan sarang tersebut sudah tiga bulan bersarang di pohon jambu tersebut, perkembangannya terbilang cepat. 
    “Kita khawatir, karena banyak anak kecil disini,”resahnya.
    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan salah satu kewenangan pemadam adalah pencegahan, pengendalian, pemadaman, penyelamatan dan penanganan bahan berbahaya dan beracun. 
    Evakuasi sarang tawon, kata Hendra sebagai bentuk nyatanya, apalagi ini dipemukiman yang berpotensi berbahaya ini .
    “Jadi pemadam kebakaran tugasnya tak hanya saat ada kebakaran saja, lebih dari itu, evakuasi binatang berbisa, sarang tawon, penyelamatan hewan juga termasuk tugas dari Damkar,”terangnya.
    Tiga petugas memakai baju safety khusus dan alat pendukung lainnya terlihat sangat hati-hati melakukan evakuasi terhadap sarang tawon yang terbilang besar ini.
    Sebelumnya lampu rumah sekitar sarang tawon tersebut dimatikan lalu dengan menggunakan tangga, petugas memotong sarang dan memasukkannya dalam plastik lalu mengamankan sarang tersebut.