ringkasmedia.net, kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memaksimalkan peran event pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat serta sepanjang tahun 2025, tercatat enam festival skala daerah sukses digelar dan menjadi wadah besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk sekaligus meningkatkan pendapatan.

Kegiatan festival tersebut digelar di berbagai destinasi wisata, di antaranya Pantai Marang, Embung Banyulangit, serta event adat Dayak di Kombeng, yang seluruhnya mendapat sambutan antusias dari masyarakat maupun wisatawan.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kutim, Ahmad Rifani, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event pariwisata terbukti membawa dampak multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

“Tahun ini ada sekitar enam event yang menampung UMKM dari Pantai Marang, Embung Banyulangit, sampai event Dayak di Kombeng semuanya ramai dan membawa pengaruh langsung bagi pelaku UMKM di sekitarnya,” ujar Ahmad Rifani, Senin (24/11/25).

Menurutnya, event pariwisata tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga strategi efektif untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat melalui aktivitas jual beli produk lokal, kuliner, kerajinan, hingga jasa wisata. 

Lonjakan transaksi yang terjadi di lokasi festival menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal Kutim.

Dinas Pariwisata Kutim menilai keberhasilan festival tahun ini menjadi bukti bahwa kegiatan pariwisata berbasis masyarakat dapat menjadi instrumen penguatan ekonomi kerakyatan. 

Ke depan, pemerintah akan memperluas cakupan event dan mendorong penyelenggaraannya di lebih banyak wilayah untuk pemerataan manfaat ekonomi.

“Selama event berlangsung, UMKM kita terasa sekali peningkatannya dan banyak produk terjual dan pelaku usaha mengaku omset mereka meningkat pesat selama acara berlangsung,” jelasnya.

Selain itu, kolaborasi antara pengelola destinasi, komunitas budaya, pelaku seni, dan UMKM akan tetap menjadi fokus agar setiap event memiliki identitas, konsep, dan daya tarik yang berkelanjutan.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi dan dampak ekonomi yang nyata, Kutim optimistis festival dan aktivitas UMKM akan menjadi salah satu motor penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di tahun-tahun mendatang.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *