ringkasmedia.net, kutim – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan, Puskesmas Teluk Lingga terus menunjukkan komitmen pelayanan optimal meski masih menghadapi keterbatasan fisik bangunan. 

Ruangan yang terbatas dan berbasis sewa belum sepenuhnya mendukung seluruh jenis layanan, namun hal tersebut tidak menghambat tenaga kesehatan dalam memastikan pasien tetap mendapatkan pelayanan nyaman dan humanis.

Kepala Puskesmas Teluk Lingga, Sri Endrayati, mengakui bangunan sewa yang saat ini digunakan belum menyediakan ruang khusus untuk beberapa program kesehatan yang membutuhkan privasi.

“Pelayanan sudah bisa kami jalankan dengan baik, tetapi ruang tertutup memang belum ideal. Terutama untuk program konseling remaja dan kesehatan, kami harus mengatur ruang bergantian,” ujar Sri Endrayati, Selasa (25/11/25).

Meski fasilitas fisik belum maksimal, mobilitas pelayanan lapangan tetap berjalan dengan baik. 

Puskesmas Teluk Lingga memiliki tiga unit ambulans dan kendaraan roda dua untuk mendukung pelayanan posyandu, rujukan, hingga kunjungan kesehatan sekolah. 

Semua kegiatan petugas lapangan didukung anggaran operasional dengan sistem pelaporan dan pencairan transparan.

Selain pelayanan di dalam gedung, petugas kesehatan secara rutin turun ke masyarakat untuk memberikan penyuluhan kesehatan, pemantauan balita, serta deteksi dini penyakit tidak menular.

“Ruang memang terbatas, tapi pendekatan pelayanan tidak boleh terbatas dan kami tetap turun ke masyarakat karena kebutuhan kesehatan tidak selalu harus ditangani di ruangan,” tegasnya.

Rencana pemindahan puskesmas ke gedung baru disebut akan mengatasi hambatan ruang sekaligus memperluas cakupan layanan publik. 

Program konsultasi kesehatan jiwa, edukasi remaja, serta layanan keluarga akan menjadi prioritas pengembangan gedung baru tersebut.

“Saat pindah nanti, kami ingin semua program bisa berjalan lebih nyaman, terutama layanan yang membutuhkan privasi dan suasana aman bagi pasien,” tambahnya.

Terlepas dari keterbatasan yang ada, Sri Endrayati menegaskan bahwa semangat petugas menjadi modal utama dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan di Teluk Lingga.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *